KABARJATIMPRO.COM | PROBOLINGGO — Upaya meningkatkan mutu pendidikan Islam terus didorong melalui kegiatan Seminar Nasional bertema “Mewujudkan Lingkungan Madrasah yang Inklusif dan Ramah Anak” yang digelar di JBING CAFE 3, Jalan Raya Dringu, Kabupaten Probolinggo, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 250 peserta dari berbagai kalangan pendidikan. Seminar ini menjadi ruang diskusi untuk memperkuat kualitas pendidikan madrasah, menciptakan lingkungan belajar yang aman bagi anak, serta memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda.
Anggota DPR RI Komisi VIII dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur II, meliputi Kabupaten dan Kota Pasuruan serta Kabupaten dan Kota Probolinggo, H. Syaiful Nuri, menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan Islam dan kesejahteraan tenaga pendidik.
Dalam kesempatan tersebut, H. Syaiful Nuri juga menyampaikan peluang bagi anak-anak dari keluarga yang memenuhi persyaratan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, salah satunya di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang.
Menurutnya, perguruan tinggi Islam memiliki beragam pilihan program studi yang dapat menjadi jalan bagi generasi muda untuk meraih cita-cita dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Pendidikan merupakan investasi penting bagi masa depan anak-anak kita. Karena itu, kami akan terus berupaya membuka peluang agar mereka memiliki kesempatan lebih besar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan harapan agar pada 2027 mendatang, program bantuan pendidikan atau kuliah gratis bagi masyarakat yang memenuhi kriteria dapat diperjuangkan dan dikawal pelaksanaannya,Program tersebut, menurut keterangannya, diarahkan bagi calon mahasiswa yang memenuhi ketentuan persyaratan, termasuk kelompok desil 1 hingga desil 4. Meski demikian, mekanisme, kuota, serta persyaratan resmi program tetap perlu mengikuti ketentuan dari pihak penyelenggara.
Perjuangkan Kesejahteraan dan Perlindungan Guru Selain memperluas akses pendidikan tinggi, H. Syaiful Nuri menyoroti pentingnya kesejahteraan dan perlindungan bagi para guru sebagai bagian utama dalam peningkatan mutu pendidikan.
Ia menegaskan bahwa perhatian terhadap guru tidak cukup hanya disampaikan melalui pernyataan, tetapi harus diwujudkan melalui kebijakan dan dukungan anggaran yang tepat sasaran.
“Berbicara tentang guru bukan hanya soal kata-kata, tetapi harus diwujudkan melalui kebijakan dan anggaran, khususnya untuk perlindungan serta kesejahteraan yang layak. Sebab, ketika guru sejahtera, pendidikan semakin bermutu dan masa depan bangsa semakin kuat,” tegas H. Syaiful Nuri,
Menurutnya, guru memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, meningkatkan pengetahuan, serta menanamkan nilai-nilai moral kepada peserta didik. Oleh karena itu, lingkungan pendidikan yang inklusif dan ramah anak harus dibangun bersama dengan peningkatan kompetensi dan kesejahteraan tenaga pendidik.
Akademisi UIN Malang Hadir dalam Seminar
Seminar nasional tersebut juga menghadirkan Prof. Drs. H. Muhammad Walid, M.A., Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, sebagai salah satu tokoh akademisi yang berkaitan dengan pengembangan pendidikan Islam.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam mewujudkan madrasah yang aman, inklusif, serta mampu memberikan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh anak.
Melalui seminar tersebut, peningkatan mutu pendidikan Islam diharapkan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada perlindungan anak, penguatan karakter, kesejahteraan guru, dan terbukanya akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.
Masa/*
KABARJATIMPRO.COM — Mengawal Aspirasi, Menyuarakan Kepentingan Masyarakat.


Comment